Mendengar hal tersebut beliau pun marah, tanpa aba-aba segera mencari Abu Jahal untuk memberinya pelajaran demi pembelaan kepada keponakannya. Sebagaimana Hamzah dikenal sosok pemuda yang gagah berani serta sangat dihargai oleh kalangan suku Quraisy.
Ia tidak terima begitu saja jika bersangkutan dengan keponakannya itu, hingga saat bertemu beliau langsung menghantam Abu Jahal.
“Mengapa kamu memaki dan mencederai Muhammad, padahal aku telah menganut agamanya dan meyakini apa yang dikatakannya? Sekarang, coba ulangi kembali makian dan cercaanmu itu kepadaku jika kamu berani!” bentak Hamzah.
Melalui pernyataan tersebut, akhirnya Hamzah memeluk Islam, sejak itulah ia setia menemani Nabi Muhammad SAW sekalipun ada perang besar yang terjadi. Salah satu perang yang Hamzah ikuti, saat terjadinya perang Uhud.
















