Keikhlasan menjadi kunci utama diterimanya amal. Tanpa niat yang tulus, ibadah sebesar apa pun tidak memiliki makna.
6. Meninggalkan Salat dan Kewajiban Lain
Puasa tidak berdiri sendiri. Ia bagian dari rangkaian ibadah dalam Islam. Jika seseorang berpuasa tetapi meninggalkan salat wajib dengan sengaja, maka pahala puasanya terancam sia-sia.
Salat adalah tiang agama. Puasa yang tidak diiringi dengan ketaatan lain akan kehilangan ruhnya.
Ramadan seharusnya menjadi momentum memperbaiki seluruh aspek ibadah, bukan hanya menahan lapar.
Puasa adalah madrasah ruhani yang melatih kesabaran, kejujuran, dan pengendalian diri. Menahan lapar itu mudah dibanding menahan lisan dan hati dari dosa. Karena itu, menjaga pahala puasa sama pentingnya dengan menjaga keabsahannya.
















