“Untuk lelang transportasi masih berjalan, baik darat maupun udara. Namun dari sisi anggaran, semuanya sudah kami siapkan agar proses pemberangkatan nanti tidak terkendala,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, mulai dari pemerintah pusat hingga pihak embarkasi, guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan sesuai rencana.
“Koordinasi terus kita lakukan agar semua tahapan haji tahun ini bisa terlaksana dengan baik,” tutup Khairil.
Sebagai informasi, pada musim haji 2026 Provinsi Bengkulu dijadwalkan memberangkatkan sebanyak 1.354 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.344 jemaah kuota reguler, 3 orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 7 orang Petugas Haji Daerah (PHD).
















