“Anggaran sudah disiapkan sekitar Rp12 miliar dan itu difokuskan untuk sewa pesawat yang mengangkut jemaah dari Bengkulu ke embarkasi Padang,” ujar Khairil, Sabtu, 14 Februari 2026.
Selain transportasi udara, anggaran tersebut juga mencakup pembiayaan keberangkatan serta operasional Petugas Haji Daerah (PHD) yang bertugas mendampingi dan melayani jemaah selama perjalanan hingga ke Tanah Suci.
Khairil menambahkan, saat ini proses lelang untuk transportasi darat dan udara masih dalam tahap persiapan. Meski begitu, perencanaan anggaran telah disusun secara rinci agar seluruh rangkaian pemberangkatan bisa berlangsung sesuai jadwal.
















