“Hari ini, kami melakukan pemantauan dan pengecekan di sejumlah pasar tradisional, retail, minimarket, dan grosir bahan pokok di Bengkulu, terutama pada H-1 Ramadhan,” kata Irjen. Pol Mardiyono di depan parkiran Pasar Minggu Kota Bengkulu.
Hasil pemantauan menunjukkan beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga signifikan, seperti ayam, telur, daging, cabai, dan bawang.
Namun, Kapolda menegaskan bahwa kenaikan harga masih dalam batas wajar dan diharapkan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti harga di atas HET/HAP.
Data Tim Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan menunjukkan harga bahan pokok di pasar tradisional sebagai berikut.
- Beras SPHP tertinggi Rp 65.000,
- Beras premium merk Kembang Kol Rp 320.000/20 Kg,
- Minyak Kita Rp 15.500/liter,
- Minyak kemasan Rp 19.500-20.000,
- Gula pasir Rp 17.500/Kg,
- Cabai merah kriting Rp 50.000-75.000/kg,
- Bawang merah Rp 40.000-60.000/kg,
- Bawang putih Rp 50.000/kg,
- Daging ayam tertinggi Rp 45.000/kilogram, dan
- Daging sapi segar Rp 150.000/kilogram.
Kegiatan pemantauan harga ini diharapkan dapat menekan oknum pedagang, pelaku usaha, distributor, minimarket, dan retail yang berbuat curang atau memanfaatkan peluang untuk mempengaruhi harga pasar, terutama melakukan penimbunan.
















