Helmi meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk bersabar, mengingat kondisi fiskal daerah yang masih dalam tahap penyesuaian.
“Kita minta pemda kabupaten kota sabar dulu,” tambahnya.
Ia juga memastikan anggaran infrastruktur tetap dialokasikan, namun pelaksanaannya dilakukan berdasarkan skala prioritas.
“Anggaran infrastruktur masih dianggarkan, tetapi dilakukan skala prioritas,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Provinsi Bengkulu Tommy Irawan mengatakan kondisi keuangan daerah saat ini turut dipengaruhi oleh belum terpenuhinya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang berdampak pada transfer ke daerah.
















