Ia menambahkan, patut disyukuri kekuatan gempa tidak mencapai magnitudo 7,0. Jika lebih besar, gempa berpotensi memicu tsunami di wilayah pesisir selatan Jawa.
Gempa yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB ini dipicu oleh aktivitas penunjaman atau subduksi lempeng tektonik di selatan Pulau Jawa. Berdasarkan pembaruan data BMKG, kekuatan gempa tercatat sebesar M6,2.
Pusat gempa berada di koordinat 8,98 derajat Lintang Selatan dan 111,18 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut dengan jarak sekitar 89 kilometer arah tenggara Pacitan. Gempa terjadi pada kedalaman sekitar 58 kilometer.
“Dengan melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pola sesar naik atau thrust fault,” jelas Daryono.
















