Sayangnya, peristiwa gerhana pada 17 Februari 2026 tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. Jalur gerhana cincin hanya melintasi sebagian wilayah Antartika dan Samudra Selatan.
Sementara itu, gerhana sebagian hanya dapat disaksikan dari kawasan selatan Amerika Selatan serta Afrika bagian selatan.
Setelah peristiwa gerhana berlalu, Bulan akan kembali bergerak menuju fase Perempat Pertama yang terjadi pada 24 Februari 2026 pukul 19.27 WIB. Pada fase ini, setengah permukaan Bulan akan tampak terang kembali dan dapat diamati dari Bumi.
Walaupun gerhana tidak bisa disaksikan dari Indonesia, masyarakat tetap dapat menikmati pergantian fase Bulan sepanjang Februari 2026.
















