BENGKULU, BEKENTV – Kinerja neraca perdagangan Provinsi Bengkulu pada Januari 2026 masih mencatatkan surplus. Namun, nilainya mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, neraca perdagangan barang Bengkulu pada Januari 2026 tercatat surplus sebesar US$1,02 juta. Angka ini turun 94,70 persen dibanding Januari 2025 yang mencapai US$19,19 juta.
Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menjelaskan bahwa surplus tersebut terjadi karena pada Januari 2026 tidak terdapat aktivitas impor.
“Pada Januari 2026 neraca perdagangan Bengkulu masih surplus sebesar US$1,02 juta. Namun surplus ini jauh lebih rendah dibandingkan Januari 2025 karena nilai ekspor mengalami penurunan yang sangat tajam, sementara pada periode ini tidak ada impor,” ujar Win Rizal.
















