Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan, menyebut kondisi jembatan gantung tersebut sudah tidak sebanding dengan tingginya intensitas lalu lintas warga.
“Jembatan gantung ini sudah sangat layak ditingkatkan menjadi jembatan permanen demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan permanen dengan panjang sekitar 50 meter membutuhkan anggaran yang besar, diperkirakan mencapai Rp30 miliar.
Mengingat keterbatasan fiskal daerah, Pemkab Bengkulu Selatan tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga mengupayakan dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
















