“Kami jarang pergi ke kebun binatang, tapi hari ini datang lebih pagi khusus untuk melihat Punch,” ujar Sayaka Takimoto, salah seorang pengunjung.
Pengunjung lain, Yoko, mengatakan ia sudah lama mengikuti perkembangan Punch. “Saya menghafal fotonya supaya mudah mengenalinya. Sedih melihat dia cepat besar, tapi senang karena sekarang mulai punya teman,” katanya.
Sejak lahir pada Juli lalu, Punch dibesarkan oleh perawat di lingkungan buatan. Bulan lalu, pihak kebun binatang mulai mengenalkannya kembali ke kelompok makaka dewasa agar ia bisa hidup normal bersama spesiesnya.
Proses adaptasi ini sempat memicu kekhawatiran warganet setelah beredar video yang menunjukkan Punch ditarik oleh monyet dewasa. Namun, pengelola menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari proses sosialisasi alami dalam kelompok primata.
















