“Dampaknya banyak guru yang akhirnya tidak mendapatkan jam mengajar karena menumpuk. Ini membuktikan mutasi tersebut tidak berdasarkan kajian yang tepat,” tegasnya.
Ia berharap Bupati dan Wakil Bupati Seluma segera turun tangan untuk melakukan evaluasi total terhadap jajaran di Dikbud Seluma. Hal ini dinilai penting agar visi pemerintah dalam memajukan pendidikan di Bumi Serawai Serasan Seijoan tidak terhambat oleh kepentingan oknum.
“Saya pribadi tidak mempermasalahkan jabatan saya, tapi sistem ini harus diperbaiki. Tujuan Bupati untuk memajukan pendidikan akan sulit terwujud selama oknum jual beli jabatan masih bercokol di sana,” tutupnya.
















