BENGKULU, BEKENTV – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bengkulu pada awal tahun 2026 mulai menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan. Dalam dua bulan pertama tahun ini, laporan yang diterima sebagian besar berkaitan dengan kekerasan seksual terhadap anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu, Rosminiarty mengatakan, laporan yang masuk dalam beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan cukup tinggi.
Menurutnya, tim dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) bahkan telah beberapa kali turun langsung ke lapangan untuk memberikan penanganan serta pendampingan kepada korban.
















