“Kita ingin generasi muda kembali dekat dengan masjid dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Kehadiran RISMA diharapkan mampu mengurangi potensi kriminalitas di kalangan remaja dan pelajar,” ujar Dedy.
Melalui kegiatan RISMA, para remaja diharapkan dapat lebih mengenal nilai-nilai keagamaan sekaligus terlibat dalam aktivitas sosial yang positif di lingkungan tempat tinggal.
Dedy juga mengajak camat, lurah, serta pengurus atau takmir masjid di seluruh wilayah Kota Bengkulu untuk ikut berperan menghidupkan kegiatan RISMA.
Ia menilai dukungan dari pemerintah di tingkat kecamatan hingga kelurahan sangat diperlukan agar organisasi remaja masjid dapat berjalan aktif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.
















