“Kebijakan ini kami buat agar selama berada di sekolah, anak-anak bisa lebih fokus beribadah di bulan Ramadan, tanpa mengabaikan kegiatan belajar mengajar,” ungkap Denny.
Pemerintah berharap seluruh pihak sekolah dapat segera mengimplementasikan jadwal baru ini dengan tertib.
Selain memastikan kegiatan akademik tetap kondusif, momentum ini diharapkan menjadi wadah efektif dalam membangun karakter dan mentalitas agamis bagi generasi muda di Kota Bengkulu.
















