Dari sisi komoditas, secara kumulatif Januari–Desember 2025, penurunan ekspor terdalam terjadi pada golongan karya seni, barang kolektor, dan barang antik. Nilai ekspor kelompok ini hanya sebesar US$0,005 ribu, atau turun 99,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, komoditas yang mencatatkan peningkatan ekspor tertinggi adalah golongan binatang hidup, dengan kenaikan mencapai 10.088,80 persen dibandingkan Januari–Desember 2024 dan nilai ekspor sebesar US$1,23 juta.
Jika dibandingkan dengan November 2025, pada Desember 2025 ekspor Bengkulu di sektor industri pengolahan meningkat 52,92 persen, terutama disumbang oleh naiknya ekspor kayu dan barang dari kayu.
















