BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah desa di Kabupaten Seluma harus bersiap menghadapi penurunan signifikan Dana Desa (DD) pada tahun anggaran 2026.
Seluruh desa di daerah ini dipastikan tidak lagi menerima Dana Desa hingga Rp1 miliar seperti tahun-tahun sebelumnya. Dari total 182 desa, besaran DD yang diterima tahun ini berkisar antara Rp200 juta hingga Rp300 juta per desa.
Penurunan ini terjadi akibat kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi transfer Dana Desa ke Kabupaten Seluma sebagai dampak penerapan efisiensi anggaran nasional.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Seluma, Herman Suyadi, mengungkapkan bahwa total Dana Desa yang dikucurkan pada tahun 2026 hanya sebesar Rp53.504.173.000.
Jumlah tersebut mengalami penurunan hingga 62,68 persen dibandingkan tahun 2025 lalu yang mencapai lebih dari Rp142 miliar.
“Ya sangat berkurang jauh, lebih dari 60 persen. Untuk dana Desa yang kita terima tahun ini cuma Rp 53 miliar ,” kata Plt BKD Seluma.
Herman menjelaskan, akibat pengurangan transfer Dana Desa dari pemerintah pusat, pagu Dana Desa yang diterima setiap desa di Kabupaten Seluma kini jauh lebih kecil. Tidak ada lagi desa yang menerima Dana Desa hingga Rp1 miliar.
” Gak ada lagi yang terikat Rp 1 miliar. Berkisar Rp 200 – 300 jutaan setiap desa,” ujarnya.
Menurut Herman, pengurangan Dana Desa tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat yang melakukan penyesuaian anggaran nasional. Sebagian dana yang sebelumnya dialokasikan ke desa kini dialihkan untuk mendukung sejumlah program prioritas nasional.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Seluma berharap pemerintah desa tetap mampu mengelola Dana Desa secara bijak dan tepat sasaran. Dana yang tersedia diharapkan difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat desa yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Selain itu, seluruh pemerintah desa diingatkan agar tetap mematuhi aturan penggunaan Dana Desa sesuai ketentuan yang berlaku serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaannya, meskipun besaran anggaran yang diterima jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Meski jumlah Dana Desa berkurang cukup signifikan, kami berharap pemerintah desa tetap menggunakan anggaran yang ada secara tepat sasaran dan benar-benar untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
















