Ketentuan Niat yang Sah
Dalam mazhab Syafi’i, terdapat beberapa syarat agar niat puasa Ramadan dianggap sah.
Pertama, niat harus dilakukan setiap malam. Kedua, niat harus jelas menyebutkan puasa fardhu Ramadan. Ketiga, niat harus dilakukan sebelum terbit fajar.
Jika seseorang hanya berniat “ingin berpuasa” tanpa menyebutkan puasa Ramadan, maka menurut pendapat yang kuat dalam mazhab Syafi’i, niat tersebut belum mencukupi.
Hikmah Mengulang Niat Setiap Malam
Kewajiban memperbarui niat setiap malam memiliki hikmah besar. Hal ini melatih kesadaran spiritual seorang Muslim.
Sehingga tidak menjalankan puasa hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai ibadah yang penuh kesadaran dan keikhlasan.
















