Hal ini berbeda dengan sebagian mazhab lain yang membolehkan niat satu kali untuk satu bulan penuh.
Namun dalam mazhab Syafi’i, niat harus diperbarui setiap malam sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah.
Bacaan Niat Puasa Ramadan
Berikut lafaz niat puasa Ramadan yang umum dibaca menurut mazhab Syafi’i:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Niat ini boleh diucapkan dengan lisan untuk membantu menghadirkan niat dalam hati, namun yang terpenting adalah niat yang terpatri dalam hati.
















