Rasulullah SAW tidak hanya melaksanakan salat tarawih, tetapi juga memperbanyak qiyamul lail pada 10 malam terakhir.
Bahkan disebutkan bahwa beliau mengencangkan sarungnya, menghidupkan malam, dan membangunkan keluarganya.
Nabi Muhammad SAW memberikan teladan agar umatnya tidak menyia-nyiakan malam-malam ini hanya dengan ibadah biasa, tetapi dengan kesungguhan dan kekhusyukan ekstra.
2. I’tikaf di Masjid dengan Niat Mendekatkan Diri kepada Allah
I’tikaf termasuk amalan yang sering terlupakan. Padahal Rasulullah SAW rutin beri’tikaf pada 10 hari terakhir Ramadan hingga wafatnya.
I’tikaf bukan sekadar berdiam diri di masjid, tetapi fokus beribadah, memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, dan menjauhkan diri dari kesibukan duniawi. Amalan ini melatih hati agar lebih dekat dengan Allah SWT.
















