Membiasakan diri mengucapkannya, baik saat mendapat nikmat maupun saat diuji, akan melatih hati untuk selalu bersyukur. Rasulullah SAW bersabda:
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah kebaikan. Jika mendapat kesenangan ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ditimpa kesusahan ia bersabar, dan itu baik baginya.” (HR. Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa syukur dan sabar adalah dua sikap utama seorang mukmin.
3. Melihat ke Bawah dalam Urusan Dunia
Salah satu penyebab sulit bersyukur adalah kebiasaan membandingkan diri dengan orang yang lebih kaya atau lebih berhasil.
Islam mengajarkan agar melihat ke bawah dalam urusan dunia, sehingga kita sadar bahwa masih banyak orang yang hidupnya lebih berat.
















