“Untuk beras stok Cadangan Beras Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam kondisi sangat aman saat ini ada lebih dari 10 ribu ton. Sementara untuk komoditas Minyakita, Bulog memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan pemerintah dengan harga yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET). Distribusi Minyakita ini kami gunakan skema langsung dari gudang Bulog ke pasar guna meminimalisir rantai pasok dan menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen”, tambah Dody Syahrial.
Dalam momentum Ramadhan dan Idulfitri 2026, Bulog Kanwil Bengkulu juga mengintensifkan sinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta instansi terkait guna mencegah potensi spekulasi harga dan penimbunan barang. Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan kondisi pasar yang kondusif.
















