“BULOG Bengkulu diberikan target sebanyak kurang lebih 3.100 Ton Setara Beras. Pada MT I ini, kami telah melakukan penyerapan Gabah/Beras di Kabupaten Lebong, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Selatan sebagian.
Sedangkan untuk Bengkulu Utara dan Muko – Muko diperkirakan panen pertengahan maret. Kami fokus melakukan percepatan serapan gabah dan beras langsung dari petani maupun mitra penggilingan.
Upaya ini tidak hanya untuk memperkuat stok CBP, tetapi juga untuk menjaga harga di tingkat petani tetap stabil dan menguntungkan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, BULOG Bengkulu menerapkan sistem jemput bola dengan turun langsung ke sentra-sentra produksi padi.
















