Selain itu, masyarakat juga diminta menyesuaikan daya listrik dengan kebutuhan rumah tangga. Efredy menilai masih banyak rumah menggunakan daya 400 watt, sementara jumlah peralatan elektronik terus bertambah.
“Sekarang daya 400 watt sudah tidak ideal. Minimal perlu dinaikkan menjadi 900 watt agar jaringan listrik tidak cepat panas,” ungkapnya.
Ia berharap melalui sosialisasi dan peningkatan kesadaran warga, potensi kebakaran akibat instalasi listrik dapat diminimalisasi sehingga keselamatan masyarakat lebih terjaga.
















