R.A. Denny menegaskan bahwa investasi merupakan instrumen kunci dalam mendorong transformasi ekonomi daerah. Selain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, investasi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, menurunkan tingkat kemiskinan, serta meningkatkan nilai tambah sumber daya daerah secara berkelanjutan.
Ia mengungkapkan, dari target investasi tahun 2025 sebesar Rp11,5 triliun, realisasi yang tercapai masih di bawah 50 persen. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain kesiapan proyek, kelengkapan dokumen pendukung, serta keterbatasan infrastruktur.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyebutkan realisasi investasi tahun 2025 baru mencapai Rp3,03 triliun atau 26,32 persen dari target.
















