Desman menegaskan, kegiatan pasar murah ini juga menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok di Provinsi Bengkulu, terutama pada periode rawan inflasi seperti HBKN.
“Dengan adanya pasar murah TPID ini, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.
















