Menjawab pertanyaan mengenai tren kerja fleksibel (WFA) yang mulai diadopsi di beberapa kota besar, Pemerintah Kabupaten Seluma memilih untuk tetap menerapkan sistem kehadiran fisik 100 persen.
Hal ini dilakukan agar pengawasan kinerja dan koordinasi antar instansi tetap terpantau secara langsung dan akurat.
“Untuk sementara ini kita tidak menerapkan WFA. Semua masuk kantor sepertia biasanya,” pungkasnya.
Dengan penetapan jadwal kerja yang lebih singkat namun intensif ini, masyarakat Seluma diharapkan tetap mendapatkan layanan administrasi dan publik dengan kualitas yang sama seperti hari-hari biasanya.
















