Ia menjelaskan, penyakit Nipah dapat menular melalui hewan, salah satunya kelelawar yang sering mengonsumsi buah di alam terbuka. Buah yang telah digigit atau terkontaminasi berisiko menjadi media penularan dan tidak disarankan untuk dikonsumsi.
“Jika masyarakat menemukan buah yang terlihat rusak, sudah digigit, atau tercemar hewan, sebaiknya tidak dimakan demi menjaga kesehatan bersama,” jelasnya.
Selain menghindari konsumsi buah yang tidak layak, Dinkes Kota Bengkulu juga mengingatkan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Upaya ini dinilai efektif untuk mencegah berbagai penyakit menular.
















