BENGKULU, BEKENTV – Angka stunting di Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami penurunan signifikan pada tahun 2025.
Berdasarkan laporan verifikasi kinerja tahun 2025, prevalensi stunting berhasil ditekan dari 24 persen menjadi 18,3 persen, atau turun sebesar 5,7 persen.
Capaian tersebut menunjukkan progres positif dibandingkan data sebelumnya yang sempat berada di kisaran 20,8 persen hingga 23,2 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022.
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan memiliki komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting guna mencapai target nasional. Atas capaian tersebut, Bengkulu Selatan bahkan mendapatkan reward dari pemerintah pusat.
















