Sementara itu, Fitri Agustina menyampaikan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan Jasa Raharja dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor.
Menurutnya, kepatuhan pajak berperan penting dalam mendukung perlindungan korban kecelakaan melalui dana santunan yang dikelola Jasa Raharja.
“Perlu kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan kepolisian untuk mengajak masyarakat taat membayar pajak kendaraan,” ujar Fitri.
Herwan juga mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan pajak kendaraan di Provinsi Bengkulu masih tergolong rendah, yakni sekitar 31 persen dari total kendaraan yang terdaftar. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat demi mendukung keselamatan berlalu lintas serta optimalisasi pendapatan daerah.
















