Taubat menjadi pintu awal untuk membersihkan hati dari dosa dan kesalahan yang telah lalu. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.” (QS. At-Tahrim: 8)
Dengan memperbanyak istighfar menjelang Ramadan, hati menjadi lebih lapang dan siap menerima limpahan rahmat Allah selama bulan puasa.
2. Memperbaiki Niat dan Meluruskan Tujuan Ibadah
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi bulan untuk meningkatkan ketakwaan.
Oleh karena itu, penting meluruskan niat bahwa puasa dan seluruh ibadah yang dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT.
















