Selain itu, volume barang yang diangkut melalui transportasi udara juga menurun. Pada Januari 2026 tercatat sebesar 97,22 ton, atau turun 12,27 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 110,82 ton.
“Penurunan aktivitas angkutan udara ini biasanya dipengaruhi oleh berakhirnya periode libur panjang pada akhir tahun, sehingga mobilitas masyarakat melalui jalur udara cenderung menurun pada awal tahun,” tambah Win Rizal.
















