“Pergerakan angkutan laut pada awal tahun menunjukkan peningkatan mobilitas penumpang dan kapal. Namun untuk aktivitas bongkar muat barang terjadi penurunan, yang umumnya dipengaruhi oleh pola distribusi dan permintaan barang,” jelasnya.
Sementara itu, di sektor transportasi udara melalui Bandara Fatmawati Soekarno, beberapa indikator justru mengalami penurunan pada Januari 2026.
Jumlah penerbangan tercatat sebanyak 416 penerbangan atau turun 13,33 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 480 penerbangan. Jumlah penumpang angkutan udara juga turun 11,80 persen dari 54.367 orang pada Desember 2025 menjadi 47.950 orang pada Januari 2026.
















