Ketika Rasulullah saw tidak mendapat kabar tentang perkembangan kondisi pasukannya, beliau berkata, “Seandainya ada orang yang bisa mengetahui kabar tentang mereka dan menceritakannya kepada kita.”
Beberapa saat kemudian seseorang datang dan melaporkan bahwa utusan Muslim telah memenangkan penyerangan tersebut.
Lalu, saat pasukan Muslim kembali dari perang ke Madinah, Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya menyambut mereka di dekat Madinah. Setibanya di dekat Madinah, pemimpin pasukan Zaid bin Haritsah turun dari untanya lalu mencium tangan Nabi.
Rasulullah kemudian memeluk dan mencium kepalanya. Kemudian, Zaid diikuti oleh Abdullah bin Rawahah dan Qois bin Asim. Nabi Muhammad SAW memeluk mereka berdua. Setelah itu, semua pasukan berkumpul di depan Rasulullah SAW.
















