BENGKULU, BEKENTV – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu memperkuat langkah pencegahan penularan HIV dengan memperluas pelaksanaan skrining pada masyarakat.
Pada 2026, Dinkes menargetkan sebanyak 7.000 warga di Kota Bengkulu mengikuti pemeriksaan HIV, terutama dari kelompok populasi kunci yang memiliki risiko penularan lebih tinggi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menyampaikan bahwa skrining tidak hanya dilakukan di puskesmas dan rumah sakit, tetapi juga melalui pendekatan jemput bola. Petugas kesehatan mendatangi sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi risiko, seperti kawasan Mega Mall Pasar Minggu, rumah kos, serta tempat hiburan malam.
















