BENGKULU, BEKENTV – Ketegangan konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran di kawasan Timur Tengah berdampak langsung terhadap aktivitas perjalanan ibadah umrah.
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan untuk menunda sementara keberangkatan jamaah umroh hingga situasi dinyatakan aman dan kondusif.
Kepala Kementerian Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kabupaten Bengkulu Selatan, Midi Saherman, membenarkan adanya penundaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa arahan ini berasal dari Wakil Menteri Agama sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan jamaah.
“Jadi diharapkan untuk jamaah menunda dulu keberangkatan sampai kondisi kondusif. Dan ini pesan dari Wamen,” ujar Midi.
















