BEKENTV – Selesai salat, banyak orang merasa lega. Namun tak jarang muncul kebingungan, tadi sudah berapa rakaat?
Kondisi ragu semacam ini bisa terjadi pada siapa saja, baik dalam salat zuhur, asar, maupun isya. Pikiran yang sempat melayang membuat hitungan rakaat terasa samar.
KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi, selaku anggota MUI Kota Bandung sekaligus FKUB Kota Bandung, menjelaskan bahwa Islam telah memberi jalan keluar yang sederhana dan menenangkan.
Jika seseorang ragu di tengah salat, maka patokan yang digunakan adalah jumlah rakaat yang paling sedikit dan paling diyakini.
“Kalau muncul keraguan, misalnya antara dua atau tiga rakaat, ambil yang dua. Itu yang paling aman dan lebih pasti,” terangnya.
















