BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bengkulu Selatan mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan menyiapkan basis data terintegrasi sebagai fondasi pelaksanaan program.
Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin, menyampaikan bahwa hingga kini sebanyak 924 unit rumah telah dinyatakan valid dan masuk ke dalam sistem SIBARU. Selain itu, sekitar 300 unit lainnya masih menjalani proses verifikasi dan pengelompokan data.
“Kita ingin seluruh data benar-benar sesuai kondisi di lapangan. Dari laporan sementara, ada tambahan sekitar 100 rumah. Semua pendataan wajib mengacu pada SIBARU supaya tidak terjadi kekeliruan,” ujar Rifai.
















