BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah Arab Saudi resmi meluncurkan kebijakan baru berupa sistem Paspor Unta, Selasa (3/2/2026).
Program ini dirancang sebagai mekanisme digital dan regulasi terpadu untuk memodernisasi tata kelola peternakan unta, mulai dari pendataan identitas hewan, kepemilikan, transaksi jual beli, hingga distribusi dan perlindungan bagi pemilik.
Peresmian kebijakan dipimpin Wakil Menteri Lingkungan, Air, dan Pertanian Mansour Al-Mushaiti dalam rangkaian Program Nasional Pengembangan Sektor Peternakan dan Perikanan.
Kementerian Lingkungan, Air, dan Pertanian menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan meningkatkan produktivitas peternakan unta sekaligus membangun pusat basis data nasional yang terintegrasi.
















