BENGKULU, BEKENTV – Teka-teki di balik beredarnya video asusila yang menyeret oknum Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Ilir Talo akhirnya menemui titik terang.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma secara resmi memanggil nakes berinisial Y, pemeran wanita dalam video tersebut, untuk memberikan klarifikasi langsung pada Kamis siang (29/1).
Pantauan di lokasi, Y tiba di kantor Dinkes sekitar pukul 11.00 WIB dengan pengawalan ketat dari Kepala Puskesmas Ilir Talo, Masriati, serta dua rekannya.
Mengenakan masker dan jilbab, Y tampak tergesa-gesa memasuki ruang pimpinan untuk memberikan keterangan terkait video yang telah meresahkan masyarakat tersebut.
Proses klarifikasi berlangsung tertutup selama kurang lebih 30 menit sebelum rombongan meninggalkan lokasi.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Erlan Suadi, membenarkan bahwa sosok dalam video viral tersebut adalah bawahannya.
Kepastian ini didapat setelah pihaknya melakukan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan.
“Iya video itu benar yang bersngkutan dan diakui nya. Namun,sekalipun sudah memberikan keterangan akan peredaran vidio tercela tersebut. Selaku lembaga tempat oknum Y bekerja akan menyurati inspektorat untuk melakukan pemeriksaan,” sampainya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan internal, terungkap bahwa lawan main Y dalam video tersebut merupakan mantan suaminya sendiri yang berasal dari Desa Padang Guci, Kabupaten Kaur.
Erlan menjelaskan bahwa motif di balik tersebarnya video tersebut diduga kuat berkaitan dengan keretakan rumah tangga mereka.
“Dari klarifikasi kita oknum nakes ini mengakui jika dalam vidio tersebut dirinya dan dilakukan bersama mantan suaminya yang sengaja diambilnya oleh mereka,” sampainya.
Lebih lanjut, Erlan membeberkan bahwa mantan suami Y yang berinisial A diduga sengaja menyebarkan konten pribadi tersebut melalui akun palsu di media sosial.
Hal ini diduga dipicu oleh rasa sakit hati karena tidak terima diputuskan secara sepihak melalui perceraian.
Y berdalih bahwa video tersebut merupakan dokumentasi pribadi yang direkam pada tahun 2025.
Namun, petaka muncul ketika A mulai menyebarluaskannya pada Agustus 2025 lalu. Di hadapan kadis, Y juga mengungkap sisi kelam rumah tangganya sebelum berakhir dengan perceraian.
“Saat ini mereka ini sudah cerai secara sah menurut agama. Adapun alasan perceraian mereka ini karena mantan suaminya selalu KDRT,” sampainya.
Meski dilatarbelakangi masalah pribadi, Pemkab Seluma tetap mengambil langkah tegas. Dinkes akan berkoordinasi dengan Inspektorat untuk memberikan sanksi sesuai aturan disiplin ASN yang berlaku agar menjadi peringatan keras bagi pegawai lainnya.
“Sudah ini kita akan kirim surat ke inspektorat dan silahkan inspektorat melakukan pemeriksaan, terhadap yang bersangkutan,” sampainya.
















