Khadijah semakin aktif menjalankan bisnisnya setelah ayahnya meninggal, jadi jelas dia harus pandai mengelola modal, baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud.
Modal material, yaitu barang-barang yang diperolehnya dari warisan orang tuanya. Sedangkan modal non-materi berasal dari kecerdasan dalam mencari karyawan atau sumber daya manusia yang dapat diajak berbisnis.
3. Selektif dalam Memilih Karyawan
Dalam memilih karyawan, Siti Khadijah selalu selektif dan mencari yang bisa dipercaya.
Misalnya ketika mengangkat Nabi Muhammad SAW sebagai pegawai barunya untuk memimpin kafilah dagang.
Khadijah tidak ragu mempercayakan tugas dan tanggung jawab yang tinggi kepada Nabi Muhammad karena Beliau dapat dipercaya dan memiliki tanggung jawab yang tinggi.
















