BENGKULU, BEKENTV – Setelah lima tahun tak berfungsi akibat rusak berat diterjang bencana, Jembatan Selali di Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, akhirnya diusulkan masuk skala prioritas rekonstruksi tahun 2026.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bengkulu Selatan, pemerintah daerah mengajukan alokasi anggaran rekonstruksi untuk tiga titik infrastruktur dengan total kebutuhan sekitar Rp10 miliar.
Salah satu titik krusial yang diajukan adalah pembangunan ulang Jembatan Selali yang kini dalam kondisi putus total.
Jembatan yang sebelumnya menjadi akses utama masyarakat menuju lahan perkebunan tersebut saat ini hanya menyisakan pondasi beton. Struktur rangka dan badan jembatan telah hilang, sehingga tidak dapat lagi dimanfaatkan warga untuk aktivitas sehari-hari.
















