Di antaranya, Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah memproses sekitar 7 ribu data, Kabupaten Seluma 6 ribu data, Mukomuko 7 ribu data, serta Bengkulu Utara sekitar 6 ribu data.
“Masyarakat telah perlu kuwatir karena BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan akan diambil alih pemda,” ujarnya.
Sebelumnya, berdasarkan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu mencatatkan sebanyak 92.740 peserta PBI-JKN termasuk desil 1-6 dinonaktifkan oleh pemerintah pusat atau tidak lagi dibayar melalui APBN.
















