“Selama 72 jam peserta berada di masjid untuk melatih ibadah sesuai tuntunan Rasulullah dan para sahabat. Tujuannya untuk meningkatkan iman, kedisiplinan salat lima waktu, memperbanyak ibadah sunnah, dzikir, serta membaca Al-Qur’an,” ujar Herwan Antoni.
Menurutnya, retret ini juga menjadi sarana memperkuat musyawarah, ta’lim, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Peserta dilatih untuk bersosialisasi, memakmurkan masjid, dan peduli terhadap lingkungan sekitar, termasuk mendata anak yatim, warga kurang mampu, rumah tidak layak huni, hingga masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan agar dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah,” jelasnya.
















