Ia menjelaskan, vaksin PMK tersebut akan langsung disalurkan kepada para peternak sebagai langkah antisipasi agar penyakit PMK tidak menyerang hewan ternak di daerah tersebut.
“Vaksin PMK ini akan kami suntikkan secara gratis. Harapannya, ternak masyarakat tetap sehat dan terhindar dari PMK,” katanya.
Sementara itu, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan juga menaruh perhatian pada pencegahan rabies. Untuk tahun 2026, pihaknya kembali mengusulkan 500 dosis vaksin rabies, sementara stok vaksin rabies tahun 2025 masih tersedia sebanyak 190 dosis.
“Rabies ini berbahaya karena bisa menular ke manusia. Karena itu kami minta masyarakat membawa hewan peliharaannya untuk divaksin,”tutup Ikat.
















