BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas produksi beras lokal sekaligus memperkuat branding beras Seginim. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengoperasian mesin packaging (pengemasan) beras di Desa Suka Negeri, Kecamatan Air Nipis.
Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin, menegaskan bahwa mesin packaging ini menjadi strategi penting untuk menjamin kebersihan, keamanan, dan tampilan beras agar lebih profesional di pasaran. Dengan demikian, produk lokal diharapkan mampu bersaing di tingkat provinsi hingga regional.
“Mesin packaging ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga memperkuat citra beras Seginim agar lebih diterima oleh konsumen,” kata Rifai.
Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa Pemkab saat ini juga sedang menyiapkan panen raya yang diperkirakan berlangsung pada 15 November mendatang. Varietas unggul yang ditanam diprediksi mampu menghasilkan hingga 9 ton per hektar, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
“Dari areal persawahan, kemungkinan pada tanggal 15 November akan dilakukan panen besar-besaran, karena yang kita tanam adalah bibit yang berkualitas dan dapat menghasilkan sampai 9 ton,” jelasnya.
Selain itu, tahap awal pengemasan beras juga sudah dimulai. Untuk sementara label kemasan masih ditempel secara manual, namun Pemkab menargetkan agar kemasan beras Seginim nantinya lebih sempurna sehingga tampil menarik dan berdaya saing tinggi.
“Sudah kita mulai dengan mengikuti packaging ini dan nanti akan kita kasih label. Untuk sementara masih ditempel, tapi ke depannya akan kita sempurnakan lagi,” ujar Rifai.
Bupati menegaskan, kualitas beras dan kemasan harus berjalan seiring agar produk benar-benar diterima luas di pasaran. Upaya ini juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai jual, mendukung ekonomi petani lokal, serta memperkuat posisi Bengkulu Selatan sebagai penghasil beras unggulan di Provinsi Bengkulu.
















