BENGKULU, BEKENTV – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul saat ini kian memprihatinkan.
Tumpukan sampah semakin menggunung dan hampir menutupi seluruh area TPA yang memiliki luas sekitar 6,9 hektare.
Permasalahan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bengkulu. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengungkapkan bahwa kapasitas TPA tersebut diperkirakan hanya mampu menampung sampah selama satu tahun ke depan.
“Untuk persoalan TPA, kami sudah sampaikan bahwa daya tampungnya paling lama tinggal satu tahun lagi. Karena anggarannya terbatas, maka sebelum ke TPA, kami akan memaksimalkan pemanfaatan TPS (Tempat Pembuangan Sementara) terlebih dahulu,” jelas Dedy.
Dedy menjelaskan, Pemkot sebelumnya telah mengajukan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk penanganan permasalahan TPA Air Sebakul. Namun, usulan tersebut belum disetujui oleh DPRD Kota Bengkulu.
Meski demikian, Dedy menegaskan bahwa Pemkot tetap berkomitmen menyelesaikan persoalan TPA tersebut. Ia memastikan, penanganan paling cepat akan dilakukan pada tahun 2026 mendatang.
“Ini memang soal anggaran. Kemarin sudah kami ajukan sekitar Rp3 miliar, tetapi DPRD menilai masih ada hal yang perlu disempurnakan. Karena itu, kita buat perencanaan yang lebih matang agar semua jelas. Kami usahakan 2026 bisa ditangani, namun kalaupun belum, Pemkot tetap akan menyelesaikannya,” tegasnya. (Ahmad Rabbani)
















