BENGKULU, BEKENTV – Target investasi Provinsi Bengkulu tahun 2025 ini mencapai Rp 10,3 triliun yang diberikan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia.
Berdasarkan mencatat Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu realisasi investasi pada triwulan II 2025 baru mencapai Rp1,7 triliun.
PIt. Kepala DPMPTSP Provinsi Bengkulu, Saipul Asikin menerangkan bahwa saat ini untuk realisasi investasi Provinsi Bengkulu mencapai Rp1,7 triliun pada Tw Il bersumber pada 3 sektor.
“Ada 3 sektor penyumbang realisasi investasi Provinsi Bengkulu ini, yang pertama itu sektor primer, sekunder dan tersier,” katanya.
la menyebutkan di sektor primer menyumbang sebesar Rp422 miliar dari beberapa sektor, yakni kehutanan, perikanan, dan pertambangan, untuk skunder menyumbangkan sebesar Rp572 miliar dari sektor berbagai industri, ari karet hingga testil.
Kemudian untuk sektor tersier yang terdiri dari sektor hotel, restoran, jasa lainnya, kontruksi, listrik, gas dan air, perdagangan dan reserpaso, perumahan, kawasan industri dan perkatoran, transportasi, gudang dan telekomunikasi menyumbang Rp709 miliar.
“Setiap sektor ini terperinci lagi dari beberapa sektor seperti kehutanan, industri dan restoran, yang sama-sama menyumbangkan angka pada realisasi investasi Provinsi Bengkulu,” terangnya.
Sementara pada Tw I 2025 lalu, ia menyebutkan realisasi investasi Provinsi Bengkulu baru mencapai Rp803 miliar, sementara untuk Tw Il meningkat hampir Rp1 triliun.
la menegaskan bahwa realisasi investasi ProvinsiBengkulu akan semakin besar mendekati akhir tahun. Sehingga kemungkinan besar pada tw Ill dan tw IV 2025 ini angkanya semakin meningkat.
“Untuk realisasi investasi ini pencatatanya akan meningkat mendekati akhir tahun, sehingga kita dapat mengetahui akumulasinya, untuk Tw III kemungkinan besar sudah bisa diketahui akhir oktober ini,” paparnya.
Ilham Juliandi
















