BEKENTV – Ada 6 jenis pantangan makanan yang perlu dihindari bagi para lansia, karena dapat memicu dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Tak terkecuali daging dan telur yang masih mentah, pasalnya ada kemungkinan tertempel oleh beragam parasit dan bakteri seperti Selmonela, E.Coli, hingga Listeria.
Oleh sebab itu, mengatur pola makan penting untuk dilakukan oleh mereka yang telah memasuki usia lanjut karena seiring berjalannya waktu, metabolisme tubuh akan semakin melambat.
Hal inilah yang mengakibatkan terdapat beberapa pantangan makanan yang harus dihindari oleh mereka yang telah berusia lanjut ini.
Terkadang lansia juga mengalami penurunan nafsu makan sehingga asupan makanan ke dalam tubuh berkurang dan berpengaruh terhadap pergerakan serta kondisi tubuh mereka.
Maka dari itu, lansia harus berusaha untuk memenuhi pemenuhan nutrisi di dalam tubuh mereka dan sebisa mungkin membatasi konsumsi makanan yang tidak sehat bagi mereka.
Karena apabila kebutuhan gizi dan nutrisi tidak terpenuhi, mereka akan semakin mudah terserang penyakit.
Untuk mengatur nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dan menghindari efek samping akibat konsumsi makanan yang tidak seharusnya, kamu harus mengetahui apa saja makanan yang sebaiknya tidak diberikan pada lansia.
Lantas apa saja jenis makanan yang pantang untuk dikonsumsi lansia? Untuk mendapatkan informasi selengkapnya simaklah dalam rangkuman artikel BEKENTV berikut ini.
Pantangan Makanan untuk Lansia
1. Daging dan Telur Mentah
Daging mentah merupakan makanan yang harus dihindari oleh mereka yang berusia lanjut. Meski beberapa orang menganggap jika daging mentah merupakan hidangan yang lezat, namun jenis makanan ini tidak dianjurkan dikonsumsi dari segi kesehatan.
Makanan yang tidak matang memiliki banyak kemungkinan tertempel oleh beragam parasit dan bakteri seperti Selmonela, E.Coli, hingga Listeria. Telur dan daging yang kurang matang atau mentah dapat menimbulkan resiko keracunan makanan bahkan pada usia prima sekalipun. Bagi lansia, mereka beresiko lebih tinggi terhadap kemungkinan ini.
Meski demikian, kedua makanan ini tetap baik dikonsumsi selama dimasak dengan matang dan tidak ada kondisi medis tertentu yang melarang mereka mengonsumsinya.
2. Susu Yang Tidak di Pasteurisasi
Umumnya mengonsumsi susu yang tidak dipasteurasi tergolong sehat karena masih terdapat kadar mineral yang utuh di dalam susu. Namun hal ini tidak berlaku bagi para lansia.
Lansia justru harus menghindarinya karena susu yang tidak melewati proses pasteurisasi atau proses sterilisasi ini beresiko mengandung bakteri lebih tinggi dibandingkan susu yang telah melalui proses sterilisasi.
Bagi lansia, susu harus melalui proses pasteurisasi atau dipanaskan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi untuk membunuh bakteri berbahaya di dalamnya.
3. Makanan Tinggi Sodium
Garam dalam masakan dapat menambah cita rasa. Selain itu garam juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya untuk memproduksi hormon tiroid .
Namun mengkonsumsi terlalu banyak garam justru dapat berpengaruh buruk pada tubuh, terutama bagi para lansia. Konsumsi garam berlebih dapat mengakibatkan hipertensi.
Cobalah untuk menambahkan bumbu lain saat masakan dirasa kurang sedap dan batasi asupan natrium agar tidak lebih dari 1,2 gram perhari.
4. Makanan Rendah Lemak
Biasanya orang-orang akan menghindari konsumsi lemak karena tidak sehat bagi tubuh, namun sebenarnya mengkonumsi makanan dengan lemak sehat justru tidak disarankan.
Setiap orang, termasuk lansia dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan lemak sehat seperti yang ditemukan pada ikan, kacang dan minyak zaitun yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.
Lemak sehat juga dapat membantu lansia agar terhindari dari berbagai macam penyakit. Lemak ini memberikan perlindungan untuk otak, sendi, dan juga berperan sebagai cadangan energi bagi tubuh.
5. Soda dan Minuman Manis
Minuman manis dan minuman bersoda memang terasa segar ditenggorokan, terutama saat dikonsumsi di cuaca terik dan dalam kondisi haus. Namun banyak minuman kemasan seperti minuman bersoda yang mengandung banyak sekali gula sehingga sebaiknya jangan dikonsumsi terlalu banyak.
Mengutip dari laman halodoc.com, ketika seorang lansia mengidap prediabetes, maka mengonsumsi minuman jenis ini justru dapat meningkatkan gula darah dan meningkatkan resiko terjadinya diabetes.
Sebab di dalam satu porsi minuman cola, terdapat setidaknya 39 gram gula yang setara dengan hampir 10 sendok teh gula.
6. Kafein
Minuman mengandung kafein seperti kopi memang seringkali menjadi pilihan saat sedang mengantuk. Namun pada sebagian orang, konsumsi kafein justru membuat sulit tidur. meningkatkan kecemasan hingga membuat jantung berdetak dengan tidak teratur.
Para lansia sebaiknya menghindari konsumsi kafein agar tidak merasakan efek samping yang akan mengganggu kesehatan.
Itulah rangkuman ulasan artikel terkait tentang beberapa jenis pantangan makanan bagi para lansia. Semoga bermanfaat!
















