BENGKULU, BEKENTV – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Berbagai langkah antisipasi dilakukan untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta terhindar dari polemik yang kerap muncul setiap musim pendaftaran sekolah.
Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) SPMB Tahun 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang digelar di ruang rapat SMP Negeri 18 Kota Bengkulu, Rabu 3 Juni 2026.
FGD tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, mulai dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, perwakilan Polda Bengkulu, kepala sekolah, hingga unsur teknis lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan SPMB.
Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, memimpin langsung jalannya diskusi. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor diperlukan agar seluruh tahapan penerimaan murid baru dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Hari ini kami hadir di SMP Negeri 18 Kota Bengkulu dalam rangka diskusi dan koordinasi terkait pelaksanaan SPMB Tahun 2026. Kami ingin memastikan seluruh tahapan penerimaan murid baru dapat berjalan sesuai aturan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ilham Putra.
Dalam kesempatan tersebut, Disdikbud juga menyampaikan jadwal pelaksanaan SPMB Tahun 2026 untuk masing-masing jenjang pendidikan.
Pendaftaran untuk tingkat SD akan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026 dengan sistem pendaftaran secara langsung atau offline di sekolah tujuan.
Sementara itu, pendaftaran tingkat SMP dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 30 Juni 2026 menggunakan sistem daring atau online yang telah disiapkan pemerintah guna mempermudah akses masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi proses seleksi.
“Untuk jenjang SD, pendaftaran akan dilaksanakan pada 22 sampai 24 Juni secara offline. Sedangkan jenjang SMP dibuka 25 sampai 30 Juni dengan sistem pendaftaran online yang telah kami siapkan,” jelas Ilham.
Menurutnya, penggunaan sistem online pada jenjang SMP diharapkan mampu meminimalisasi kesalahan administrasi, mempercepat proses verifikasi data, dan memberikan kemudahan bagi calon peserta didik maupun orang tua.
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian Disdikbud adalah masih adanya kecenderungan sebagian orang tua yang hanya berfokus pada sekolah-sekolah tertentu yang dianggap favorit.
Ilham menegaskan bahwa saat ini pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas seluruh satuan pendidikan di Kota Bengkulu secara merata. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak lagi memiliki pandangan bahwa hanya sekolah tertentu yang mampu memberikan pendidikan berkualitas.
“Kami mengharapkan dukungan serta partisipasi orang tua dan wali murid. Jangan memaksakan anak masuk ke satu sekolah tertentu saja. Saat ini seluruh satuan pendidikan memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.
Menurutnya, pemerataan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas pemerintah sehingga seluruh sekolah memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan memberikan layanan terbaik kepada peserta didik.
Disdikbud Kota Bengkulu juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti ketentuan jalur domisili atau zonasi dalam proses pendaftaran.
Kepatuhan terhadap aturan zonasi dinilai penting untuk menjaga pemerataan jumlah peserta didik di setiap sekolah serta menghindari penumpukan pendaftar di sekolah tertentu yang berpotensi memicu sengketa atau keluhan masyarakat.
“Kami menghimbau seluruh orang tua dan wali murid agar mendaftarkan anak sesuai dengan zonasi atau domisili tempat tinggal masing-masing. Harapan kami, pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dapat berjalan baik, lancar, aman, serta tidak menimbulkan gejolak maupun gangguan ketertiban di tengah masyarakat,” pungkas Ilham.
Dalam mempersiapkan pelaksanaan SPMB, Disdikbud Kota Bengkulu juga menggandeng berbagai instansi terkait. Keterlibatan Polda Bengkulu diharapkan dapat membantu pengamanan dan pengawasan selama proses penerimaan murid baru berlangsung.
Sementara itu, Dinas Kominfo Kota Bengkulu berperan dalam memastikan sistem pendaftaran online untuk jenjang SMP berjalan optimal, aman, dan terhindar dari potensi gangguan teknis maupun manipulasi data.
Melalui koordinasi lintas sektor, Disdikbud Kota Bengkulu optimistis pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dapat berlangsung lebih baik, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah berharap seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan, sekaligus menciptakan proses penerimaan murid baru yang tertib dan kondusif di Kota Bengkulu.
















